Tampilkan postingan dengan label Clubing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Clubing. Tampilkan semua postingan
Selasa, 12 Juni 2012
Posts by : Admin
CLUBBERS
Clubbers adalah sebutan bagi mereka-mereka yang datang ke Night Club untuk Clubbing. Kendati demikian, tidak semua orang yang datang ke Night Club adalah Clubbers sejati. Bisa saja ada diantaranya yang hanya ikut-ikutan, hanya pingin tahu atau hanya ingin sekedar melepas kepenatan sementara. Jika diperhatikan, masing-masing para Clubbers memiliki ciri, tingkah laku atau karakter tersendiri saat berada di dalam Night Club. Berdasarkan pengamatan saya, para Clubbers ini dapat digolongkan menjadi beberapa SUKU (Pengelompokannya saya istilahkan dengan SUKU).
Sabtu, 02 Juni 2012
Posts by : Admin
Mengintip Pijat Plus2 di Batam ( 3-Tamat )
Kemiskinan Membuat Mereka Jual Diri
Amel, 25, tak pernah menyangka bakal menjadi pemijat plus-plus. Saat
pertama kali menjadi pemijat, ia hanya melayani pijat biasa. Hampir dua
bulan ia bertahan, selalu menolak jika ada tamu yang menginginkan
layanan lebih.
Namun menginjak bulan ketiga imannya goyah. Kebutuhan hidupnya tak lagi terpenuhi jika hanya mengandalkan komisi Rp15 ribu per jam yang ia terima dari pijatan biasa. Apalagi ia harus mengirim uang ke kampung, untuk orang tua dan dua adiknya yang sekolah di Jawa.
Teman-temannya sesama pemijat juga merayunya untuk memberikan layanan seks. “Awalnya ragu, tapi setelah saya coba, ternyata hasilnya lebih besar dari perkiraan saya. Kalau lagi ramai, dalam semalam saya bisa dapat Rp500 ribu,” tukasnya.
Kepada orang tuanya di kampung, Amel mengaku kerja di pabrik. Itu ia lakukan agar pekerjannya tak ketahuan. “Kalau ketahuan bisa gawat,” tuturnya.
Amel awalnya bekerja sebagai TKW di Malaysia. Tahun 2007 silam, berbekal ijazah SMP ia berangkat ke negeri jiran itu sebagai pembantu rumah tangga. Setahun di Malaysia, ia berkenalan dengan seorang pria asal Flores. “Kami kemudian menikah dan punya satu anak,” katanya.
Amel dan suaminya kemudian mengadu nasib di Batam. Di sini mereka tinggal di Batubesar Nongsa. Suami Amel kerja di galangan kapal, Amel tinggal di rumah menjaga anak semata wayangnya. Dua tahun menikah, prahara menimpa keluarga Amel. Suaminya menuduhnya berselingkuh dengan pria lain. “Dia pergi ke Flores membawa putriku. Sampai ini hari nggak ada kabarnya,” tuturnya.
Sejak ditinggal suaminya, ia hidup tak tentu arah. “Saya pernah kerja di pub tapi gak betah,” katanya. Hingga kemudian kawannya memperkenalkan Amel ke seorang pengelola panti pijat. Amel diberi kursus pijat selama dua bulan.
Namun menginjak bulan ketiga imannya goyah. Kebutuhan hidupnya tak lagi terpenuhi jika hanya mengandalkan komisi Rp15 ribu per jam yang ia terima dari pijatan biasa. Apalagi ia harus mengirim uang ke kampung, untuk orang tua dan dua adiknya yang sekolah di Jawa.
Teman-temannya sesama pemijat juga merayunya untuk memberikan layanan seks. “Awalnya ragu, tapi setelah saya coba, ternyata hasilnya lebih besar dari perkiraan saya. Kalau lagi ramai, dalam semalam saya bisa dapat Rp500 ribu,” tukasnya.
Kepada orang tuanya di kampung, Amel mengaku kerja di pabrik. Itu ia lakukan agar pekerjannya tak ketahuan. “Kalau ketahuan bisa gawat,” tuturnya.
Amel awalnya bekerja sebagai TKW di Malaysia. Tahun 2007 silam, berbekal ijazah SMP ia berangkat ke negeri jiran itu sebagai pembantu rumah tangga. Setahun di Malaysia, ia berkenalan dengan seorang pria asal Flores. “Kami kemudian menikah dan punya satu anak,” katanya.
Amel dan suaminya kemudian mengadu nasib di Batam. Di sini mereka tinggal di Batubesar Nongsa. Suami Amel kerja di galangan kapal, Amel tinggal di rumah menjaga anak semata wayangnya. Dua tahun menikah, prahara menimpa keluarga Amel. Suaminya menuduhnya berselingkuh dengan pria lain. “Dia pergi ke Flores membawa putriku. Sampai ini hari nggak ada kabarnya,” tuturnya.
Sejak ditinggal suaminya, ia hidup tak tentu arah. “Saya pernah kerja di pub tapi gak betah,” katanya. Hingga kemudian kawannya memperkenalkan Amel ke seorang pengelola panti pijat. Amel diberi kursus pijat selama dua bulan.
Posts by : Admin
Mengintip pijat plus2 di Batam ( part :1 )
Pijat Biasa Rp45 Ribu per Jam, Layanan Seks Rp100 Ribu
Dari
luar panti pijat itu terlihat menawarkan pijat refleksi biasa. Pintunya
kaca transparan, ditempeli gambar dan tulisan. Dua buah gambar telapak
kaki beserta titik refleksinya ditempel di dua daun pintu.
Sekali pandang kita akan tahu panti pijat itu menawarkan pijat
kesehatan. Informasi layanannya ditempel besar-besar di bagian pintu
masuk. Ada pijat tradisional, pijat khas Thailand, lulur/body scrup, dan
mandi susu.
Itulah panti pijat S Massage. Panti pijat itu menempati rumah toko,
tiga lantai di kawasan Jodoh, tepat di belakang Diamond City Mall.
Lokasinya tepat di tengah-tengah deretan ruko, di sampingnya banyak toko
dan hotel-hotel melati.
Begitu membuka
pintu, pandangan langsung tertuju pada enam gadis berpakaian minim yang
duduk di sofa, di bagian kanan pintu masuk. Seorang wanita di meja
resepsionis mengumbar senyum. “Mau pijat, Bang?” sapanya.
Posts by : Admin
Tarian Striptis Erotis SEXXY dancer - Sampai Lepas Pakaian di distotik Batam
Batam tak lepas dari dunia gemerlap
malam atau akrab ditelinga dengan sebutan dugem. Pameo itu kental
sekali, mengingat kehidupan malam di Batam yang sangat beraneka ragam.
Berwarna, dan tentunya, panas!
Klub-klub malam, pub, diskotik, berlomba-lomba menggelar acara "panas". Dugem, akan menjadi lengkap dengan kehadiran sexy dancer.

Setiap kali manggung, para sexy dancer
yang bermodal kemolekan tubuh itu, tampil dua ronde dalam semalam.
Pentas atau arena pub akan semakin panas oleh liukan para penari
dengan dandanan secuil itu. Turun naik meja dengan kaki mengangkang,
menekuk bagian tubuh, juga mengumbar birahi di hadapan lelaki.

Kamis, 31 Mei 2012
Posts by : Admin
" Sisi malam kota batam "
Batam 2012 Tidak
akan kecewa jika kita berkunjung ke Batam. Karena semua fasilitas yang
kita butuhkan tersedia di sini. Memang amat pantas jika Batam juga
digelari “Kota Serbaada”. Tak kurang satu apa pun yang kita butuhkan.
Seperti yang telah disinggung sebelumnya, ada mall, pantai, pemandangan
yang menarik, dan restoran-restoran. Tak kurang juga berbagai jenis
penginapan ditawarkan di sini. Juga saran transportasi yang selalu siap
siaga 24 jam. Tidak akan membingungkan, bahkan bagi pengunjung yang baru
pertama kali menginjak Batam sekali pun.
Mungkin jika kita hanya melihat Batam saat ini, kita akan berpikir bahwa Batam memang pulau yang “wah” dengan segala fasilitasnya. Serba ada, serba cepat, dan serba dinamis. Namun, kita memandang Batam di masa lalu, kita mungkin akan terperangah karena saat itu semua fasilitas yang “wah” itu sama sekali tidak ada.
. Melihat sisi malam kota batam......



Mungkin jika kita hanya melihat Batam saat ini, kita akan berpikir bahwa Batam memang pulau yang “wah” dengan segala fasilitasnya. Serba ada, serba cepat, dan serba dinamis. Namun, kita memandang Batam di masa lalu, kita mungkin akan terperangah karena saat itu semua fasilitas yang “wah” itu sama sekali tidak ada.
. Melihat sisi malam kota batam......
Rabu, 30 Mei 2012
Posts by : Admin
''3 Tempat Dugem orang Batam paling Top"
Langganan:
Postingan (Atom)
Translate my Blog
by : BTF


