Sabtu, 16 Juni 2012

~ 7 Bangunan Berpotensi Yang Di Sia-Siakan Di Batam…


     Jangan heran kawan apabila berkunjung dibatam,tepat dijalur utama menuju kekota akan kita liat beberapa bangunan yang megah tapi terabaikan begitu saja. Sektor pembangunan gedung - gedung tinggi di kota Batam sedang giat - giatnya.Hampir menyeluruh disetiap daerah kota,yang merupakan tempat bisnis.Tapi sayang bangunan yang menelan biaya milyaran rupiah terabaikan begitu saja dan rusak dibagian - bagian bangunan sudah terlihat jelas karena bangunan tersebut tidak beroperasi lama.Tidak semestinya Pemkot Batam membiarkan bangunan tersebut rusak ditelan usia yang semestinya gedung tersebut berpontensial menurut gue sebelumnya.Ini lah beberapa foto bangunan yang berpotensial namun tidak digunakan semestinya:


1. Pasar pagi Jodoh
 Bangunan Pasar yang dibangun sekitar tahun 2004 ini menghabiskan dana sekitar 90 Miliyar Rupiah… :( Sedih banget dengernya. Dibangun dengan biaya yang besar, namun tak terawat oleh pemerintah. Sudah banyak atapnya yang rusak bahkan ada yang akan roboh dan  sangat memperihatinkan banget tempat ini 
           http://batamforinfo2.files.wordpress.com/2011/12/img_0264.jpg
http://batamforinfo2.files.wordpress.com/2011/12/pasarinduk.jpg


2. Studio 21 Lama, Jl. Raden Patah, Lubuk Baja, Batam 
Gedung Studio 21 lama yang terletak di Jl. Raden Patah ini sudah lama ditinggali, lebih dari 4 tahun yang lalu. Gedung ini ditinggalkan karena Studio 21 pindah ke Mega Mall Batam dan akhirnya membangun cabang-cabangnya di Nagoya Hill Mall dan BCS Mall. Sekarang tempat ini hanya menjadi tongkrongan bagi anak-anak remaja sekitar setiap malamnya. Sayang banget kan gedungnya. :(



 

3. Gedung Tanpa Nama, di Jl. Duyung, Lubuk Baja

Gedung ini terletak di jl. Duyung Lubuk Baja arah ke Tanjung Uma. Saya sendiri tak tahu apa  nama gedung ini, diperkirakan gedung ini dibangun untuk menjadi hotel :D . Gedung ini sudah ada lebih dari 4 tahun yang lalu. Coba aja ada yang melanjutkan pembangunannya, pasti Batam terdongkrak potensinya lagi sebagai kota wisata. 

4. Hotel Nan Tongga View, Jl. Duyung, Lubuk Baja

Hotel Nan Tongga View merupakan hotel yang terletak di Jl Duyung. Pemiliknya adalah seorang pengusaha dari suku Padang. Hotel ini tutup sudah lebih dari 4 tahun yang lalu. Sejak saat itu hotel ini menjadi semakin bobrok hingga kondisi yang sekarang, tumbuhan liar sudah memenuhi pekarangan hotel dan atap megahnya pun sudah rusak.
Rumor mengatakan bahwa hotel ini tutup karena pemilik berfikir bahwa bisnis hotel banyak mendatangkan maksiat didalamnya. Konon katanya pemilik juga tidak mau menjual gedung ini kepada siapapun yang ingin membelinya.


5.BIP Mall, Jl Kom L Yos Sudarso, Batam

BIP pernah berjaya selama 2 tahun pertama resmi dibuka. Waktu itu gedung ini diisi oleh video game zone dan toko-toko peralatan elektronik. Dikarenakan kalah saing oleh mall-mall lainnya, BIP akhirnya menemukan titik akhir hidupnya pada tahun 2006. Gedung ini benar-benar ditinggalkan oleh para penghuninya. Sayang banget ya.. :( 

6.  Gedung Tanpa Nama di Jl Kom L Yos Sudarso, Batam

Lagi-lagi gedung tanpa nama yang tidak dimanfaatkan, namun berbeda dengan yang ada di Jl Duyung. Gedung ini tampak telah jadi dari sisi luarnya. Tidak ada cerita pasti tentang gedung ini. Diduga gedung ini dibangun sebagai gedung notaris. Gedung ini terletak di Jl Kom L Yos Sudarso, sebelah gedung notaris M3G.

 .7. Sekolah Intelejensi Negara, Nongsa

Beuh, baca dulu artikel ini. Udah baca? Gedung ini didirikan sekitar pertengahan 2003, waktu itu Ibu Megawati masih menjabat sebagai presiden republik Indonesia. Pada waktu itu berita tentang akan didirikannya tempat ini sangat menghebohkan. Namun, setelah Megawati kalah pada saat pemilu tahun 2004 oleh SBY, proyek ini tiba-tiba berhenti total. Ntah karena apa? Padahal APBN yang dihabiskan sudah miliyaran rupiah.




0 komentar:

Posting Komentar

Translate my Blog

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
by : BTF

About